Ngatiyana Tegaskan Refleksi Pembangunan Cimahi
Table of Contents
Hal tersebut disampaikan Ngatiyana dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke-25 Kota Cimahi yang mengusung tema “Arunakarsa Perak Cimahi”, sebagai simbol harapan baru, energi baru, dan tekad baru untuk menghadirkan perubahan yang lebih baik bagi masyarakat.
Menurutnya, selama seperempat abad berdiri sebagai daerah otonom, Kota Cimahi telah melalui berbagai dinamika dan transformasi pembangunan.
Dari sebuah daerah otonom baru, Cimahi kini berkembang menjadi kota yang memiliki identitas kuat sebagai kota militer, kota jasa, dan kota kreatif yang terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Peringatan hari jadi ini menjadi saat yang tepat untuk melakukan refleksi atas perjalanan pembangunan, mengevaluasi pencapaian, serta meneguhkan komitmen kita untuk terus melangkah ke depan,” ujar Ngatiyana.
Atas nama Pemerintah Kota Cimahi, ia menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada para pendiri, perintis, serta seluruh pemimpin terdahulu yang telah memberikan dedikasi terbaik bagi kemajuan daerah.
Apresiasi juga diberikan kepada seluruh masyarakat yang selama ini berpartisipasi aktif mendukung berbagai program pembangunan.
Ngatiyana menuturkan bahwa berbagai capaian pembangunan, prestasi daerah, serta kepercayaan yang diberikan kepada Pemerintah Kota Cimahi merupakan hasil kerja sama dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.
Salah satu capaian yang menjadi kebanggaan bersama adalah keberhasilan Pemerintah Kota Cimahi meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) sebanyak 13 kali berturut-turut.
Menurutnya, prestasi tersebut menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.
“Prestasi ini bukan sekadar penghargaan administratif, tetapi bukti nyata komitmen dalam menegakkan kepatuhan terhadap regulasi, menjaga integritas pengelolaan keuangan daerah, serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel,” katanya.
Ia menegaskan bahwa capaian tersebut harus menjadi pengingat bagi seluruh aparatur pemerintah untuk terus menjaga kepercayaan publik melalui kinerja yang bersih, profesional, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Lebih lanjut, Ngatiyana menekankan bahwa pembangunan Kota Cimahi tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah semata.
Dibutuhkan kolaborasi, partisipasi, serta inovasi dari seluruh pemangku kepentingan agar pembangunan dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat yang merata bagi masyarakat.
“Kita ingin memastikan bahwa pertumbuhan kota berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Mari jadikan peringatan Hari Jadi ke-25 ini sebagai momentum untuk memperkuat persatuan, meningkatkan kinerja, dan membangun optimisme bahwa masa depan Kota Cimahi akan jauh lebih baik dibandingkan hari ini,” tuturnya.
Peringatan Hari Jadi ke-25 Kota Cimahi diharapkan menjadi tonggak penting dalam memperkuat semangat kebersamaan, mempererat sinergi antara pemerintah dan masyarakat, serta mendorong percepatan pembangunan menuju Kota Cimahi yang semakin maju, inovatif, dan sejahtera. (Bd20)

Posting Komentar